• ISSN: 2087-3379 (print)
  • ISSN: xxxx-xxxx (online)
  • DOI Prefix: xxxx
  • Accreditation Number (LIPI): xxxx
  • Accreditation Number (RISTEKDIKTI): xxxx

WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit merupakan  media publikasi ilmiah bagi para pakar, peneliti, praktisi, dan seluruh elemen yang terlibat dalam industri kelapa sawit Indonesia. WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit ini berisi informasi hasil penelitian, kajian, maupun pengalaman di lapangan mengenai industri kelapa sawit. Berbagi informasi untuk pengembangan industri kelapa sawit di Indonesia akan mempercepat peningkatkan daya saing kelapa sawit Indonesia di dunia Internasional. Saran perbaikan ide-ide pembaruan untuk perbaikan WARTA ini sangat kami harapkan. Partisipasi aktif dari para pakar, peneliti, dan praktisi industri kelapa sawit di Indonesia sangat kami harapkan untuk lebih menghidupkan media publikasi ilmiah ini.

Vol. 24 No. 2 (2019): Buah Partenokarpi Pada Kelapa Sawit Keturunan Elaeis oleifera

ABSTRAK

Rendahnya produksi buah Elaeis oleifera disebabkan berbagai faktor seperti ukuran dan bobot tandan yang rendah dan kegagalan pembentukan buah dalam tandan. Pembuahan yang gagal ini kerap menghasilkan buah yang tidak sempurna atau yang sering disebut partenokarpi. Partenokarpi sering kali disebut sebagai penyebab rendahnya produksi minyak meski hasil penelitian menunjukkan bahwa partenokarpi tidak selalu menyebabkan turunnya rasio minyak per tandan. Pengamatan terhadap komposisi buah, berat tandan, dan rasio minyak per tandan pada kelapa sawit E. oleifera tipe liar (wild type, WT), hibrida interspesifik (F1), dan keturunan hasil silang balik generasi I (BC1) antara E. oleifera dan E. guineensis menunjukkan tingginya tingkat partenokarpi buah yaitu

18.43%-30.82%. Berbeda dengan partenokarpi, buah aborsi pada populasi OG memiliki variasi yang antara

0.00 hingga 2,66%. Tipe liar E. oleifera  Suriname memiliki buah aborsi paling sedikit (0,00%), rerata berat tandan yang rendah, dan rasio buah per tandan yang juga rendah (5%). Dari sisi rasio minyak per tandan, BC1 Brazil dan BC1 Suriname berada pada nilai rasio yang hampir sama (18%), namun dari segi rerata berat tandan dan tingkat aborsi, BC1 dan F1

Brazil memiliki tingkat aborsi (0,34%). Hal ini menjadikan BC1 Brazil lebih memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bahan tanaman komersial.

Kata  kunci:  morfologi,   partenokarpi,   hibrida interspesifik, silang balik generasi I

Published: 2020-01-23

View All Issues

 


Warta Pusat Penelitian Kelapa Sawit Terindeks oleh :