PENGEMBANGAN METODE EKSTRAKSI FITONUTRIEN CRUDE PALM OIL (CPO) RAMAH LINGKUNGAN UNTUK INDUSTRI PANGAN DAN FARMASI

Main Article Content

Ilmi Fadhilah Rizki

Abstract

Penggunaan pelarut organik saat ini telah menjadi salah satu masalah dalam pengembangan teknologi industri karena cenderung beracun, merusak lingkungan, dan juga menggunakan biaya produksi yang tinggi. Pelarut tersebut masih digunakan pada industri farmasi dan pangan, namun jika dikonsumsi diatas batas maksimal konsentrasinya akan memberikan pengaruh terhadap kesehatan manusia. Pelarut organik biasanya digunakan untuk mengeksktrak fitonutrien yang terdapat pada tanaman. Minyak kelapa sawit merupakan salah satu minyak nabati yang kaya akan berbagai fitonutrien yang dapat dikembangkan menjadi sebuah produk pangan, farmasi, dan kosmetik. Berdasarkan hal tersebut, pengembangan teknologi ramah lingkungan (green technology) sangat dibutuhkan untuk dapat meminimalkan pemakaian pelarut organik. Teknologi ramah lingkungan ini akan menerapkan penggunaan minimum pelarut yang berbahaya dengan mengembangkan pelarut yang ramah lingkungan (green solvent). Natural Deep Eutectic Solvent (NaDES) akan menjadi alternatif pengganti pelarut organik umum tersebut. NaDES tersusun dari komponen senyawa metabolit primer yang terdapat pada makhluk hidup, sehingga memiliki sifat yang mudah terurai, tidak beracun, tidak mudah menguap, aman dan murah untuk menghasilkan pelarut ramah lingkungan yang dapat digunakan pada industri pangan dan farmasi. Potensial yang dimiliki oleh NaDES ini akan terus dikembangkan dan digunakan untuk mengekstraksi fitonutrien yang terdapat pada minyak kelapa sawit dengan efektif dan selektif.

Article Details

How to Cite
Rizki, I. F. (2021). PENGEMBANGAN METODE EKSTRAKSI FITONUTRIEN CRUDE PALM OIL (CPO) RAMAH LINGKUNGAN UNTUK INDUSTRI PANGAN DAN FARMASI. WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 26(3), 132-141. Retrieved from https://warta.iopri.org/index.php/Warta/article/view/57
Section
Articles

DB Error: Unknown column 'Array' in 'where clause'