3-Monochloro-1,2-Propanediol Ester (3-MCPDE) PADA MINYAK SAWIT TERAFINASI: TINJAUAN PEMBENTUKAN, METODE ANALISIS DAN MITIGASI PENURUNAN

Main Article Content

Serarifi Elagin Harahap

Abstract

3-monochloro-1,2-propanediol ester (3-MCPDE) merupakan senyawa yang dikategorikan sebagai kontaminan pada minyak nabati yang telah melalui proses rafinasi, termasuk minyak sawit terafinasi (RBD Palm Oil). 3-MCPDE memiliki dampak buruk terhadap kesehatan dalam jangka panjang karena bersifat karsinogenik. 3-MCPDE terbentuk dari adanya reaksi antara prekursor klorin dan asilgliserol yang diduga terjadi pada proses deodorisasi. Tulisan ini mengkaji tentang proses pembentukan 3-MCPDE pada minyak sawit terafinasi, metode analisisnya dan mitigasi penurunannya. Saat ini, belum ada regulasi ekspor-impor mengenai batasan maksimum kandungan 3-MCPDE pada minyak sawit terafinasi. Namun, beberapa institusi kesehatan dan pangan dunia, seperti WHO dan FAO telah melakukan kajian dampak negatif 3-MCPDE terhadap kesehatan. Pada masa mendatang, rilisnya regulasi tersebut akan memberikan dampak terhadap industri minyak sawit Indonesia sebagai salah satu produsen terbesar di dunia. Oleh karena itu, perlu segera dilakukan kajian mendalam mengenai 3-MCPDE agar dapat menjadi referensi bagi industri minyak sawit Indonesia. Kajian ini dapat mendukung usaha untuk memitigasi atau meminimalkan kandungan 3-MCPDE pada produk minyak sawit. Penulis berharap artikel ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan daya saing industri sawit Indonesia.

Article Details

How to Cite
Harahap, S. E. (2022). 3-Monochloro-1,2-Propanediol Ester (3-MCPDE) PADA MINYAK SAWIT TERAFINASI: TINJAUAN PEMBENTUKAN, METODE ANALISIS DAN MITIGASI PENURUNAN. WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 27(2), 92-103. Retrieved from http://warta.iopri.org/index.php/Warta/article/view/74
Section
Articles