PENGARUH PENAMBAHAN ECO-ENZYME TERHADAP LAJU DEKOMPOSISI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT

Main Article Content

Fayyadh Altamis Erwinsyah
Firda Dimawarnita
Yora Faramitha
Fannysa Aulia Asy'ariyandika

Abstract

Indonesia sebagai produsen utama kelapa sawit menghasilkan volume limbah padat yang besar, terutama tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Limbah ini mengandung kadar lignoselulosa yang tinggi, sehingga sulit terurai secara alami dan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan bila tidak ditangani dengan tepat. Proses penguraian TKKS dapat dioptimalkan dengan tambahan bioaktivator, seperti eco-enzyme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi eco-enzyme sebagai bioaktivator pada proses dekomposisi tandan kosong kelapa sawit. Perlakuan pada penelitian ini dilakukan dengan penyemprotan eco-enzyme dan air, serta dilakukan pengamatan pada hari ke-1, ke-7, dan ke-14. Parameter yang dianalisis adalah kadar C-organik menggunakan metode spektrofotometri, kadar N-total menggunakan metode Kjeldahl, dan diperoleh perhitungan rasio C/N. Hasil penelitian menunjukkan penambahan eco-enzyme memberikan penurunan kadar C-organik yang lebih cepat (6,64%), peningkatan kadar N-total (21,99%), dan penurunan rasio C/N hingga 23% yang mencapai standar kematangan dalam 14 hari. Secara keseluruhan, eco-enzyme berpotensi menjadi bioaktivator yang mempercepat proses dekomposisi TKKS.

Article Details

How to Cite
Erwinsyah, F. A., Dimawarnita, F., Faramitha, Y., & Aulia Asy’ariyandika, F. (2026). PENGARUH PENAMBAHAN ECO-ENZYME TERHADAP LAJU DEKOMPOSISI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT. WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 30(3), 189-196. https://doi.org/10.22302/iopri.war.warta.v30i3.239
Section
Articles