KEJADIAN PENYAKIT BUSUK PANGKAL BATANG PADA TANAMAN BELUM MENGHASILKAN VARIETAS TOLERAN GANODERMA DENGAN SISTEM LUBANG TANAM STANDAR

Authors

DOI:

https://doi.org/10.22302/iopri.war.warta.v25i3.20

Keywords:

Ganoderma, busuk pangkal batang, kejadian penyakit, sanitasi akar

Abstract

Kejadian penyakit busuk pangkal batang (BPB) pada dua varietas toleran yang sudah dirilis (Toleran 1 dan Toleran 2) diamati pada areal tanaman belum menghasilkan tahun tanam 2018 (TBM II) dan 2017 (TBM III) di kebun kelapa sawit yang terletak di Kabupaten Deli Serdang. Gejala penyakit BPB pada kedua varietas di areal TBM berupa akumulasi daun tombak, penguningan tajuk tanaman disertai nekrosis pada pelepah bagian bawah, dan pembusukan di bagian pangkal bonggol tanaman. Rata-rata kejadian penyakit BPB kedua varietas pada areal TBM II dan TBM III masih tergolong rendah, yaitu kurang dari 1%. Kejadian penyakit BPB varietas Toleran 1 pada TBM II dan TBM III masing-masing mencapai 0,55% sedangkan pada varietas Toleran 2 berturut-turut mencapai 0,32% dan 0,40%. Pemilihan pola tanam ulang tanpa sanitasi sumber inokulum menjadi salah satu faktor pencetus infeksi Ganoderma pada kedua areal TBM.

Published

2020-10-30

How to Cite

KEJADIAN PENYAKIT BUSUK PANGKAL BATANG PADA TANAMAN BELUM MENGHASILKAN VARIETAS TOLERAN GANODERMA DENGAN SISTEM LUBANG TANAM STANDAR. (2020). WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 25(3), 115-122. https://doi.org/10.22302/iopri.war.warta.v25i3.20

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>