PERBAIKAN METODE BUDIDAYA IN VITRO SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) MENGGUNAKAN TEMPORARY IMMERSION SYSTEM (TIS)

Authors

  • Ernayunita Ernayunita
  • Taryono Universitas Gajah Mada

DOI:

https://doi.org/10.22302/iopri.war.warta.v25i2.17

Keywords:

TIS, kelapa sawit, sistem perendaman sesaat, metode budidaya in vitro

Abstract

Temporary Immersion System (TIS) merupakan salah satu metode perbanyakan berbasis bioreaktor yang menggunakan sistem perendaman sesaat. Sistem perendaman yang hanya sesaat dan secara berkala memfasilitasi sel mendapatkan cukup oksigen, serta membatasi paparan dengan media kultur sehingga mampu menekan abnormalitas. Oleh karena itu, TIS potensial digunakan untuk perbanyakan kelapa sawit melalui budidaya in vitro yang secara umum masih terkendala adanya abnormalitas. Selain itu, perbaikan teknik budidaya in vitro kelapa sawit menggunakan TIS memungkinkan pergantian medium dilakukan secara otomatis sehingga mampu menekan kontaminasi. Penggunaan TIS juga mampu memberikan dampak positif khususnya dalam perbaikan fisiologis sel berupa peningkatan mutu dan regenerasi kalus, tinggi tanaman dan persentase pembentukan akar yang lebih baik dibandingkan dengan media padat maupun media cair lainnya. Planlet yang dihasilkan dari TIS memiliki laju respirasi yang rendah sehingga planlet tidak mudah mengalami dehidrasi dan mampu beradaptasi di lingkungan aklimatisasi. Selain itu, perbaikan teknik kultur in vitro menggunakan TIS dilaporkan mampu menekan abnormalitas planlet beberapa komoditas perkebunan salah satunya kelapa sawit.

Published

2020-06-01

How to Cite

PERBAIKAN METODE BUDIDAYA IN VITRO SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) MENGGUNAKAN TEMPORARY IMMERSION SYSTEM (TIS). (2020). WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 25(2), 52-63. https://doi.org/10.22302/iopri.war.warta.v25i2.17

Most read articles by the same author(s)