CROWN DISEASE PADA KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DAN FAKTOR PENYEBABNYA

Authors

  • Ragil Alsabah a:1:{s:5:"en_US";s:25:"Breeding Genetic Oil Palm";}
  • Yurna Yenni Palm Research Center image/svg+xml
  • Sujadi Palm Research Center image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.22302/iopri.war.warta.v26i3.64

Keywords:

crown disease, epistasis, gejala penyakit

Abstract

Crown disease (CD) merupakan salah satu gejala abnormalitas yang kadang muncul pada tanaman kelapa sawit. Gejala ini dimasukkan ke dalam kategori penyakit minor kelapa sawit. Kejadian penyakit CD pada tanaman belum menghasilkan dapat menyebabkan penundaan masa panen. Kemunculan penyakit ini pada tanaman menghasilkan berdampak pada penurunan produksi 4,5 hingga 6%. Tanaman dengan gejala CD dapat berangsur pulih dalam 1 sampai 2 tahun. Genetik diduga sebagai faktor penyebab utama kemunculan kelainan ini. CD diwariskan dari tetua karena adanya aksi gen epistasis dalam bentuk gen inhibitor. Untuk mencegah munculnya kejadian di lapangan, diperlukan seleksi ketat pada masa pembibitan. Selain itu, beberapa faktor lain dapat memperparah gejala penyakit ini, seperti kelebihan kandungan unsur hara dan beberapa patogen yang bersifat saprofit. Salah satu upaya untuk menekan perkembangan penyakit ini adalah melalui pengaturan iklim mikro dan perlakuan teknis di lapangan.

Published

2021-10-11

How to Cite

CROWN DISEASE PADA KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DAN FAKTOR PENYEBABNYA. (2021). WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 26(3), 124-131. https://doi.org/10.22302/iopri.war.warta.v26i3.64

Most read articles by the same author(s)